Lapas Mamasa Awasi Ketat Area Pertanian dan Peternakan untuk Mendukung Pembinaan
Mamasa, 9 Januari 2o24 – Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran program pembinaan kemandirian, Lapas Kelas III Mamasa melaksanakan pengawasan ketat di area pertanian dan peternakan. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa proses pembinaan berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan tetap dalam pengawasan yang memadai.
Kepala Lapas Kelas III Mamasa, Bapak Hastono, menjelaskan bahwa pembinaan di bidang pertanian dan peternakan merupakan salah satu program unggulan yang bertujuan untuk memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan. “Melalui pembinaan ini, kami tidak hanya membantu warga binaan mengembangkan keterampilan yang bermanfaat untuk masa depan mereka, tetapi juga memastikan bahwa prosesnya dilakukan dengan aman dan tertib,” ujar Kalapas.
Pengawasan dilakukan oleh petugas yang secara rutin memantau aktivitas warga binaan di area pertanian dan peternakan. Tim pengawas bertugas memastikan penggunaan alat-alat kerja sesuai dengan prosedur keamanan, mengontrol aktivitas sehari-hari, serta memastikan keberlanjutan program sesuai dengan tujuan pembinaan.
Di bidang pertanian, pengawasan mencakup kegiatan penanaman, perawatan, dan panen tanaman seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan komoditas lainnya. Sementara itu, di sektor peternakan, pengawasan meliputi pemeliharaan ternak, pemberian pakan, hingga pengelolaan limbah agar tetap ramah lingkungan.

Bapak Hastono juga menekankan pentingnya keseimbangan antara produktivitas dan keamanan. “Kami memastikan bahwa setiap warga binaan yang terlibat telah mendapatkan pelatihan dasar, dan semua aktivitas diawasi untuk mencegah potensi risiko, baik bagi mereka sendiri maupun bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.
Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemandirian warga binaan, tetapi juga diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap kebutuhan internal Lapas. Hasil dari program pertanian dan peternakan, seperti sayur-sayuran segar dan produk peternakan, dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur Lapas.
Sementara itu, secara terpisah, Plt. Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulawesi Barat, Ardian Alamsyah, mendukung pelaksanaan kegiatan ini. “Dengan pengawasan yang ketat dan pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Kelas III Mamasa berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman, produktif, dan mendukung proses reintegrasi sosial bagi warga binaan” ucapnya.
@Pemasyarakatan_Sulbar@Kemenkumham @Kementerian Hukum dan HAM RI#KanwilPAsSulbar #KementerianIMIPAS #KamiPasti #ArdianAlamsyah #AgusAndrianto #IMIPASPASTI#Hastono #LapasMamasa #DiaryLapasMamasa





