Senin s.d Kamis - 09.00 s.d 15.00
Jumat s.d Sabtu - 08.30 s.d 11.00

Senin s.d Kamis - 09.00 s.d 15.00
Jumat s.d Sabtu - 08.30 s.d 11.00

Pemantauan Kegiatan Pertanian sebagai Sarana Pembinaan Produktif Warga Binaan

Pemantauan Kegiatan Pertanian sebagai Sarana Pembinaan Produktif Warga Binaan

Pemanfaatan lahan pertanian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Mamasa menjadi salah satu strategi pembinaan yang berorientasi pada produktivitas dan kemandirian warga binaan. Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya diarahkan untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif, tetapi juga dibekali keterampilan yang aplikatif dan bernilai ekonomis. Kegiatan pertanian menjadi sarana pembinaan yang efektif, karena mengajarkan ketekunan, kedisiplinan, serta tanggung jawab melalui praktik langsung di lapangan.

Select an Image

Pemantauan rutin terhadap kegiatan pertanian dilakukan oleh jajaran pembinaan dan pengamanan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan rencana. Mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga masa panen, seluruh tahapan diawasi agar warga binaan bekerja sesuai standar pembinaan. Dari hasil pemantauan terbaru, terlihat adanya peningkatan kemandirian dan kerjasama tim yang baik antar warga binaan. Ini membuktikan bahwa pendekatan produktif melalui pertanian mampu membentuk karakter yang lebih positif.

Selain berdampak pada perubahan perilaku warga binaan, hasil dari kegiatan pertanian juga memberikan manfaat langsung bagi lingkungan lapas. Sebagian hasil pertanian digunakan untuk mendukung kebutuhan dapur lapas, sementara sisanya dapat dijadikan sebagai modal awal untuk program kemandirian warga binaan setelah bebas nanti. Dengan sistem pengelolaan yang baik, pertanian lapas dapat menjadi contoh program pembinaan yang bukan hanya mengedepankan pendekatan moral, tetapi juga aspek ekonomi dan keterampilan.

@kemenimipas @ditjenpas @ditjenpassulbar #kemenimipas #ditjenpas #ditjenpassulbar #PemasyarakatanPastiBermanfaat #BoyRamdan #AgusAndrianto #Abimanyu #LapasMamasa #diarylapasmamasa