Pengawasan Area Pertanian Warga Binaan: Wujud Pembinaan Kemandirian dan Ketahanan Pangan di Lapas Mamasa
Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Mamasa terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian yang dikelola oleh warga binaan. Sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan, petugas melaksanakan pengawasan secara rutin di area pertanian untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai arahan. Pengawasan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan agar warga binaan dapat menguasai keterampilan bercocok tanam dengan baik.
Dalam implementasinya, petugas memberikan arahan dan bimbingan terkait metode pertanian sederhana yang efektif, mulai dari pengolahan lahan, pemeliharaan tanaman, hingga proses panen. Kehadiran pengawasan yang prima ini menjadi penunjang penting bagi keberhasilan program, sehingga warga binaan mampu berperan aktif dan bertanggung jawab dalam setiap tahapan kegiatan pertanian. Dengan begitu, pembinaan kemandirian tidak hanya sebatas teori, tetapi benar-benar terwujud dalam praktik nyata.
Kegiatan pengawasan area pertanian ini juga menjadi wujud komitmen Lapas Kelas III Mamasa dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang produktif dan bermanfaat. Selain mendukung pemenuhan kebutuhan pangan secara mandiri, program ini juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat diaplikasikan setelah bebas nanti. Melalui pembinaan yang terarah dan pengawasan yang berkesinambungan, diharapkan tercipta kemandirian yang kuat sekaligus kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan.
@kemenimipas @ditjenpas @ditjenpassulbar #kemenimipas #ditjenpas #ditjenpassulbar #PemasyarakatanPastiBermanfaat #BoyRamdan #AgusAndrianto #Abimanyu #LapasMamasa #diarylapasmamasa





