Senin s.d Kamis - 09.00 s.d 15.00
Jumat s.d Sabtu - 08.30 s.d 11.00

Senin s.d Kamis - 09.00 s.d 15.00
Jumat s.d Sabtu - 08.30 s.d 11.00

Dari Kebun ke Masyarakat, Tomat Lapas Mamasa Hadirkan Manfaat Nyata

Dari Kebun ke Masyarakat, Tomat Lapas Mamasa Hadirkan Manfaat Nyata

Lapas Kelas III Mamasa terus mengembangkan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian produktif. Salah satu hasilnya adalah tomat yang berhasil dibudidayakan dan kini didistribusikan untuk dijual kepada pengepul sebagai bagian dari pemanfaatan hasil kegiatan pembinaan.

Pendistribusian tomat ini menjadi bukti bahwa pembinaan kemandirian mampu mendorong warga binaan menghasilkan produk pertanian yang memiliki nilai ekonomis. Melalui kegiatan tersebut, keterampilan bercocok tanam yang diperoleh dapat diterapkan secara produktif dan memberikan manfaat nyata.

Tomat yang telah dipanen selanjutnya disalurkan kepada pengepul untuk dipasarkan kembali. Proses ini menjadi bagian penting dalam pemanfaatan hasil pertanian sekaligus membuka peluang agar kegiatan pembinaan tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga pada hasil produksi yang bernilai jual.

Program pertanian di Lapas Mamasa diharapkan dapat menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat kerja bagi warga binaan. Keterlibatan dalam proses budidaya hingga panen memberikan pengalaman berharga sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.

Melalui pendistribusian tomat hasil pembinaan kemandirian ini, Lapas Kelas III Mamasa berkomitmen untuk terus mengoptimalkan program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan mampu membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat serta mendukung proses reintegrasi mereka ke masyarakat.

#kementerianimigrasidanpemasyarakatan #Kemenimipas #DirektoratJenderalPemasyarakatan #DItjenpas #menteriimigrasidanpemasyarakatan #Menimipas #AgusAndrianto #KanwilDitjenpasSulbar #Abimanyu #LapasMamasa #diarylapasmamasa #berakhlak #banggamelayanibangsa #asnberakhlak