Suasana pagi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Mamasa terasa berbeda saat Hari Raya Eid tiba. Gema takbir berkumandang syahdu, menyatukan seluruh jajaran lembaga pemasyarakatan bersama warga binaan dalam suasana penuh kekhidmatan di balik dinding tinggi.
Sejak pagi, seluruh jajaran Lapas Kelas III Mamasa bersama warga binaan telah berkumpul di lapangan dalam barisan rapi. Dengan mengenakan pakaian terbaik, mereka bersama-sama melaksanakan salat Eid dengan tertib, menghadirkan kebersamaan yang hangat di tengah keterbatasan.
Pelaksanaan salat Eid berlangsung khidmat dan teratur. Lantunan ayat suci Al-Qur’an serta khutbah yang disampaikan mengandung pesan tentang kesabaran, keikhlasan, dan pentingnya memperbaiki diri dalam menjalani kehidupan ke depan.
Bagi warga binaan, Eid menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi diri. Mereka merenungkan perjalanan hidup yang telah dilalui, sekaligus memanjatkan doa dan harapan untuk mendapatkan ampunan serta kesempatan memperbaiki diri.
Kegiatan ini juga mempererat hubungan antara jajaran lembaga pemasyarakatan dan warga binaan. Kebersamaan dalam ibadah menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat, sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan di dalam lapas.
Eid di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Mamasa menghadirkan makna yang mendalam. Di tengah keterbatasan, harapan tetap tumbuh dan menjadi semangat baru bagi seluruh yang hadir untuk menatap masa depan yang lebih baik dengan penuh keyakinan.
#kementerianimigrasidanpemasyarakatan #Kemenimipas #DirektoratJenderalPemasyarakatan #DItjenpas #menteriimigrasidanpemasyarakatan #Menimipas #AgusAndrianto #KanwilDitjenpasSulbar #RamdaniBoy #Abimanyu #LapasMamasa #diarylapasmamasa





