Hening dalam Sujud, Tertib dalam Pengawasan di Lapas Kelas III Mamasa
Pelaksanaan ibadah Sholat Dzuhur di Lapas Kelas III Mamasa berlangsung khusyuk dan tertib. Di balik dinding-dinding pembinaan, para warga binaan dengan tertib melaksanakan kewajiban ibadah mereka, menunjukkan semangat spiritual yang terus terjaga meskipun dalam keterbatasan. Nuansa khidmat dan keheningan menyelimuti suasana saat suara azan berkumandang dari Masjid Al-Mubaroq yang berada di dalam lingkungan lapas.
Petugas jaga turut melaksanakan tugas pengawasan dengan penuh kedisiplinan tanpa mengganggu kekhusyukan jalannya ibadah. Pengawasan ini dilakukan secara humanis dan bersahabat, memastikan bahwa kegiatan keagamaan berjalan aman, teratur, dan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Hal ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian yang berkesinambungan dalam menciptakan lingkungan yang religius di dalam lapas.

Kegiatan sholat berjamaah ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga menjadi media pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan. Dengan pengawasan yang terukur, pelaksanaan sholat tetap memberikan rasa aman, keteraturan, dan ruang bagi para warga binaan untuk merenungi serta memperbaiki diri. Keheningan dalam sujud menjadi refleksi ketulusan, sementara ketertiban dalam pengawasan mencerminkan sinergi antara keimanan dan keamanan.
Kalapas Kelas III Mamasa, Bapak Abimanyu Novarian Ustadi, mengapresiasi komitmen petugas jaga dalam menjaga ketertiban selama ibadah berlangsung. Ia juga menekankan bahwa kegiatan keagamaan harus menjadi prioritas dalam program pembinaan karena berdampak langsung pada sikap dan karakter warga binaan. “Kita bukan hanya menjaga keamanan fisik, tapi juga membina ketenangan jiwa. Mari kita jaga keduanya dengan sepenuh hati,” ujar beliau dalam arahannya.
@kemenimipas @ditjenpas @ditjenpassulbar #kemenimipas #ditjenpas #ditjenpassulbar #PemasyarakatanPastiBermanfaat #BoyRamdan #AgusAndrianto #Abimanyu #LapasMamasa #diarylapasmamasa





