Hijau di Balik Jeruji: Lapas Mamasa Panen Sawi dan Kol
Mamasa, 12 April 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Mamasa kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Pada Sabtu (12/4), Lapas Mamasa menggelar kegiatan panen sayur-sayuran hasil dari program pembinaan pertanian yang dilaksanakan di areal pertanian dalam lingkungan lapas.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WITA ini merupakan bagian dari implementasi pembinaan kepribadian di bidang pertanian yang sejalan dengan arahan Presiden RI dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi nasional. Dalam kesempatan tersebut, warga binaan yang terlibat langsung dalam proses bercocok tanam memanen hasil berupa 10 ikat sawi dan 5 kilogram kol.
“Melalui kegiatan ini, kami berupaya membekali warga binaan dengan keterampilan bertani sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap program ketahanan pangan,” ujar Kepala Lapas Kelas III Mamasa, Hastono.
Kegiatan panen ini dibimbing oleh petugas pembinaan Lapas dan melibatkan sejumlah warga binaan yang telah mengikuti pelatihan pertanian. Hasil panen tersebut selanjutnya akan dipasarkan sebagai bagian dari kontribusi Lapas dalam mendukung Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sekaligus pemenuhan kebutuhan pangan secara mandiri di lingkungan lapas.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat, Ramdani Boy, mengapresiasi langkah yang dilakukan Lapas Mamasa. Ia menyatakan bahwa kegiatan seperti ini merupakan wujud nyata dari semangat reformasi pemasyarakatan. “Kami mendorong seluruh jajaran pemasyarakatan untuk terus kreatif dan produktif dalam membina warga binaan. Kegiatan panen hasil pertanian ini bukan hanya mendukung ketahanan pangan, tapi juga menjadi media pembentukan karakter dan keterampilan hidup yang sangat dibutuhkan para warga binaan ke depannya,” ujar Ramdani Boy.
Lapas Mamasa terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian melalui pertanian sebagai upaya pembentukan karakter dan keterampilan produktif bagi warga binaan. Diharapkan, kegiatan seperti ini tidak hanya berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional, tetapi juga menjadi bekal positif bagi para warga binaan saat mereka kembali ke masyarakat.
@kemenimipas @ditjenpas @ditjenpassulbar #kemenimipas #ditjenpas #ditjenpassulbar #PemasyarakatanPastiBermanfaat #ArdianAlamsyah #AgusAndrianto #Hastono #LapasMamasa #DiaryLapasMamasa





