Inovasi Peserta Magang Kemnaker, Aksi Nyata Tuntas Buta Aksara Warga Binaan Pemasyarakatan



Inovasi peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di Lapas Kelas III Mamasa menjadi langkah nyata dalam memberantas buta aksara warga binaan melalui pendekatan pembinaan kepribadian yang berkelanjutan dan terarah.
Program ini dilatarbelakangi oleh kondisi sebagian warga binaan yang memiliki keterbatasan pendidikan, bahkan terdapat yang belum pernah mengenyam pendidikan formal sama sekali. Hal tersebut menjadi tantangan sekaligus dasar pelaksanaan inovasi pembelajaran literasi.
Melalui metode sederhana, sistematis, dan mudah dipahami, peserta magang menghadirkan pembelajaran membaca yang disesuaikan dengan kemampuan awal warga binaan. Pendampingan dilakukan secara intensif dengan pendekatan humanis guna menciptakan suasana belajar yang nyaman.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara bertahap, dimulai dari pengenalan huruf, penyusunan kata, hingga kemampuan membaca kalimat sederhana. Proses ini mendorong partisipasi aktif warga binaan dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar secara konsisten.
Dampak positif dari program ini terlihat pada peningkatan kemampuan membaca warga binaan serta tumbuhnya rasa percaya diri dalam mengikuti kegiatan pembinaan lainnya. Hal ini turut mendukung kesiapan mereka dalam proses reintegrasi sosial.
Selain memberikan manfaat bagi warga binaan, inovasi ini juga memperkuat peran Lapas Mamasa dalam menghadirkan program pembinaan yang edukatif, humanis, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan.
#kementerianimigrasidanpemasyarakatan #Kemenimipas #DirektoratJenderalPemasyarakatan #DItjenpas #menteriimigrasidanpemasyarakatan #Menimipas #AgusAndrianto #KanwilDitjenpasSulbar #RamdaniBoy #Abimanyu #LapasMamasa #diarylapasmamasa





