Langkah Menuju Masjid, Langkah Menuju Hidayah: Harmoni Ibadah di Lapas Mamasa
Hari Jumat menjadi momentum penuh makna di Lapas Kelas III Mamasa, ketika para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersama pegawai melaksanakan Sholat Jumat secara berjamaah di Masjid Al-Mubaroq. Ibadah ini bukan hanya bentuk rutinitas keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan spiritual yang membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai keimanan dalam diri para WBP. Langkah mereka menuju masjid adalah simbol dari langkah menuju perbaikan dan hidayah.
Masjid Al-Mubaroq yang berada di lingkungan Lapas menjadi pusat kegiatan ibadah yang rutin digelar setiap Jumat. Para pegawai turut serta membaur dalam satu barisan shaf bersama para warga binaan, menciptakan harmoni ibadah yang menenangkan. Tanpa sekat dan tanpa perbedaan, semua berdiri sejajar sebagai hamba yang tunduk kepada Sang Pencipta, menjadikan suasana ibadah semakin khusyuk dan penuh kekhusyukan.

Kegiatan ibadah ini dilaksanakan di bawah pengawasan langsung petugas jaga yang siaga menjaga keamanan dan ketertiban selama jalannya ibadah. Pengawasan dilakukan dengan pendekatan humanis, tanpa mengganggu kekhusyukan para jamaah. Petugas memastikan bahwa seluruh proses berjalan lancar, tertib, dan tetap dalam koridor keamanan yang telah ditetapkan.
Khutbah Jumat yang disampaikan menjadi sumber inspirasi dan renungan bagi para WBP. Pesan-pesan moral, ajakan untuk bertobat, serta motivasi untuk memperbaiki diri menjadi bagian penting dalam pembinaan kepribadian. Ibadah Jumat menjadi waktu yang sangat dinantikan, karena selain sebagai kewajiban, ia juga menjadi jembatan penguatan spiritual di balik jeruji.
Dengan pelaksanaan Sholat Jumat yang teratur, Lapas Kelas III Mamasa berkomitmen menjadikan pembinaan spiritual sebagai fondasi utama perubahan perilaku warga binaan. Langkah kecil menuju masjid setiap Jumat adalah langkah besar menuju kesadaran diri, pencerahan jiwa, dan titik balik kehidupan yang lebih bermakna. Harmoni antara pegawai dan WBP dalam ibadah menjadi wujud nyata bahwa hidayah bisa tumbuh di mana saja, termasuk di balik tembok pemasyarakatan.
@kemenimipas @ditjenpas @ditjenpassulbar #kemenimipas #ditjenpas #ditjenpassulbar #PemasyarakatanPastiBermanfaat #BoyRamdan #AgusAndrianto #Abimanyu #LapasMamasa #diarylapasmamasa





