Lapas Kelas III Mamasa Gelar Ibadah Bersama dengan Gereja Toraja Mamasa
Mamasa, 4 Maret 2025 – Dalam upaya meningkatkan pembinaan kepribadian warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Mamasa menggelar ibadah bersama dengan Gereja Toraja Mamasa. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan bagi warga binaan serta wujud nyata implementasi arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andriyanto, tentang pentingnya kolaborasi dengan stakeholder dalam pembinaan narapidana.
Kepala Lapas Kelas III Mamasa, Hastono, menyampaikan bahwa pembinaan kepribadian, khususnya melalui pendekatan keagamaan, merupakan aspek penting dalam membangun karakter warga binaan agar siap kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih baik. “Melalui kerja sama dengan Gereja Toraja Mamasa, kami ingin memberikan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada keterampilan, tetapi juga pada penguatan spiritual agar mereka memiliki harapan dan semangat baru dalam menjalani hidup,” ujarnya.
Ibadah bersama ini diikuti oleh warga binaan yang beragama Kristen, petugas lapas, serta perwakilan dari Gereja Toraja Mamasa yang turut memberikan bimbingan rohani. Kegiatan berlangsung dengan khidmat, diisi dengan doa, puji-pujian, dan renungan yang menekankan pentingnya pertobatan, kejujuran, dan komitmen untuk menjalani hidup yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Selain meningkatkan keimanan, ibadah ini juga bertujuan untuk memperkuat kebersamaan serta membangun suasana lapas yang lebih kondusif dan harmonis. Dengan dukungan dari pihak gereja, diharapkan warga binaan dapat lebih termotivasi dalam menjalani program pembinaan dan memiliki perspektif baru dalam kehidupan mereka.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari warga binaan yang merasa lebih diperhatikan dan mendapatkan dukungan moral dalam perjalanan mereka menuju perubahan diri. “Kami sangat bersyukur bisa mengikuti ibadah ini. Ini mengingatkan kami bahwa masih ada harapan dan kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap salah satu warga binaan.
Sementara itu, secara terpisah, Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulawesi Barat, Boy Ramdani, mendukung kolaborasi dan kerjasaman Lapas Kelas III Mamasa dengan stake holder dalam pembinaan Narapidana. “Dengan adanya kolaborasi ini, Lapas Kelas III Mamasa berharap pembinaan kepribadian berbasis keagamaan dapat terus ditingkatkan sehingga dapat berkontribusi pada proses reintegrasi sosial warga binaan secara lebih baik” ujarnya.
@kemenimipas @ditjenpas @ditjenpassulbar #kemenimipas #ditjenpas #ditjenpassulbar #PemasyarakatanPastiBermanfaat #ArdianAlamsyah #AgusAndrianto #Hastono #LapasMamasa #DiaryLapasMamasa





