Lapas Mamasa Laksanakan Perawatan Tanaman untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
Mamasa, 10 Maret 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Mamasa terus berkomitmen dalam mewujudkan ketahanan pangan melalui program pembinaan kemandirian pertanian sayur. Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam program ini adalah perawatan dan pemeliharaan tanaman sayuran guna memastikan kualitas tanaman hingga siap panen. Langkah ini sejalan dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andriyanto, tentang pelaksanaan ketahanan pangan di satuan kerja pemasyarakatan.
Lapas Kelas III Mamasa, Hastono, menegaskan bahwa program ini merupakan upaya nyata dalam memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri. “Kami ingin memastikan bahwa Lapas dapat berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan pangan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada. Melalui pembinaan pertanian sayur, kami tidak hanya meningkatkan kemandirian, tetapi juga memberikan keterampilan kepada warga binaan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, petugas dan warga binaan secara rutin melakukan penyiraman, pemupukan, serta pemantauan terhadap pertumbuhan tanaman. Jenis sayuran yang dibudidayakan meliputi bayam, kangkung, cabai, dan tomat. Selain untuk kebutuhan internal Lapas Mamasa, hasil panen ini juga diharapkan dapat membantu mendukung ketersediaan bahan makanan di dapur Lapas Kelas III Mamasa. Dengan adanya program ini, Lapas Kelas III Mamasa tidak hanya berfokus pada pembinaan kepribadian, tetapi juga kemandirian warga binaan melalui sektor pertanian.
Sementara itu, secara terpisah, Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulawesi Barat, Boy Ramdani, membrikan arahan tentang pentingnya pengembangan program ketahanan pangan ini. “Ke depan, program ketahanan pangan ini akan terus dikembangkan agar dapat memberikan manfaat lebih besar bagi warga binaan dan lingkungan sekitar” ujarnya.
@kemenimipas @ditjenpas @ditjenpassulbar #kemenimipas #ditjenpas #ditjenpassulbar #PemasyarakatanPastiBermanfaat #ArdianAlamsyah #AgusAndrianto #Hastono #LapasMamasa #DiaryLapasMamasa





