Senin s.d Kamis - 09.00 s.d 15.00
Jumat s.d Sabtu - 08.30 s.d 11.00

Senin s.d Kamis - 09.00 s.d 15.00
Jumat s.d Sabtu - 08.30 s.d 11.00

Penutupan Pelatihan Pertanian Program Kemandirian Warga Binaan

Penutupan Pelatihan Pertanian Program Kemandirian Warga Binaan

Setelah melalui 14 hari proses pembelajaran dan praktik intensif, Pelatihan Pertanian Program Kemandirian Warga Binaan di Lapas Kelas III Mamasa resmi ditutup. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pihak lapas dan Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa, menghadirkan Bapak Aris Bonggasilomba, Kepala Bidang Hortikultura sekaligus Pelatih Madya, sebagai instruktur utama. Sebanyak 30 orang warga binaan mengikuti pelatihan dengan antusias dan menerima sertifikat pelatihan sebagai bukti kompetensi yang telah dicapai. Sertifikat ini diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan produktif bagi warga binaan saat kembali ke masyarakat.

Dalam pelatihan ini, peserta dibekali ilmu dasar pertanian hortikultura seperti teknik pembibitan, pengolahan lahan, perawatan tanaman, hingga panen. Semua tahapan dilaksanakan secara langsung di area kebun lapas, di bawah bimbingan instruktur yang berpengalaman. Kegiatan ini bukan hanya menjadi sarana keterampilan, tetapi juga bagian dari proses pembentukan karakter kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab bagi warga binaan.

Kalapas Kelas III Mamasa, Bapak Abimanyu Novarian Ustadi, menyampaikan rasa bangga atas semangat yang ditunjukkan warga binaan selama mengikuti pelatihan. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa atas dukungannya. “Pelatihan ini bukan hanya tentang bertani, tapi tentang memberi harapan dan membuka peluang baru. Saya berharap ilmu yang didapatkan tidak berhenti di sini, tetapi benar-benar diterapkan setelah bebas nanti,” ungkapnya.

Bapak Aris Bonggasilomba, selaku instruktur, menyampaikan kesan positif terhadap keterlibatan para warga binaan yang dinilai aktif, cepat memahami materi, dan memiliki potensi untuk menjadi petani yang produktif. “Saya melihat ada kemauan besar dari mereka untuk belajar dan berkembang. Dengan pembinaan berkelanjutan, saya yakin banyak di antara mereka yang bisa sukses di bidang pertanian,” tuturnya.

Turut hadir dalam acara penutupan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa, Bapak Bernard, yang menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung program pembinaan di lapas. Ia menekankan bahwa dunia pertanian terbuka luas dan mampu menjadi jalur reintegrasi sosial bagi mantan warga binaan. “Kami siap membuka pintu kerja sama lebih lanjut, baik dalam bentuk pelatihan lanjutan maupun akses pendampingan pasca-bebas. Pertanian bisa menjadi masa depan, asal ada kemauan dan dukungan yang tepat,” pungkasnya.

@kemenimipas @ditjenpas @ditjenpassulbar #kemenimipas #ditjenpas #ditjenpassulbar #PemasyarakatanPastiBermanfaat #BoyRamdan #AgusAndrianto #Abimanyu #LapasMamasa #diarylapasmamasa