Program Pemberantasan Buta Huruf Warga Binaan Tingkatkan Kemandirian dan Kualitas Hidup



Program pemberantasan buta huruf bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) merupakan salah satu bentuk pembinaan kepribadian yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan dasar membaca sebagai bekal penting dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan program dilakukan melalui metode pembelajaran membaca yang sederhana, terarah, dan mudah dipahami. Materi disusun secara bertahap, dimulai dari pengenalan huruf, suku kata, hingga membaca kalimat sederhana, sehingga peserta dapat mengikuti proses dengan baik.
Kegiatan pembelajaran ini didampingi langsung oleh petugas Lapas yang berperan sebagai pembimbing utama. Selain itu, peserta magang turut berkontribusi aktif dalam memberikan pendampingan serta membantu proses belajar agar berjalan lebih efektif dan interaktif.
Suasana pembelajaran berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Warga binaan terlihat antusias mengikuti setiap tahapan pembelajaran, menunjukkan adanya motivasi tinggi untuk meningkatkan kemampuan literasi yang sebelumnya masih terbatas.
Melalui program ini, diharapkan WBP tidak hanya mampu membaca, tetapi juga memiliki kepercayaan diri yang lebih baik. Pemberantasan buta huruf menjadi langkah nyata dalam mendukung proses reintegrasi sosial dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan.
#kementerianimigrasidanpemasyarakatan #Kemenimipas #DirektoratJenderalPemasyarakatan #DItjenpas #menteriimigrasidanpemasyarakatan #Menimipas #AgusAndrianto #KanwilDitjenpasSulbar #RamdaniBoy #Abimanyu #LapasMamasa #diarylapasmamasa





