Mamasa, 30 Juni 2025 — Dalam upaya menjamin kecukupan gizi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lapas Kelas III Mamasa melaksanakan kegiatan pemberian extra fooding berupa bubur kacang ijo. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Mamasa dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar, khususnya di bidang kesehatan dan gizi.
Extra fooding diberikan sebagai tambahan asupan bergizi untuk menunjang daya tahan tubuh dan menjaga kondisi kesehatan para WBP, terutama yang terlibat aktif dalam kegiatan pembinaan maupun yang sedang dalam proses pemulihan kesehatan. Bubur kacang ijo dipilih karena kandungan gizinya yang tinggi, seperti protein nabati, zat besi, vitamin, dan serat yang bermanfaat bagi tubuh. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pengawasan langsung dari petugas dapur dan Subseksi Pembinaan, guna memastikan makanan disajikan dalam kondisi higienis dan layak konsumsi. Pemberian bubur kacang ijo dilakukan secara berkala dan menyasar seluruh warga binaan tanpa terkecuali.
Kepala Lapas Kelas III Mamasa, Bapak Abimanyu Novarian Ustadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian lembaga terhadap hak-hak dasar WBP, terutama hak untuk memperoleh makanan yang layak dan bergizi. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan pemasyarakatan, termasuk dalam hal pemenuhan gizi yang seimbang bagi warga binaan,” ujarnya. Melalui program ini, diharapkan kesehatan warga binaan tetap terjaga dan mampu mendukung kelancaran kegiatan pembinaan di dalam Lapas Mamasa. Kegiatan extra fooding ini juga menjadi salah satu indikator bahwa Lapas Mamasa terus berupaya memberikan pelayanan yang humanis dan sesuai standar pemasyarakatan.
@kemenimipas @ditjenpas @ditjenpassulbar #kemenimipas #ditjenpas #ditjenpassulbar #PemasyarakatanPastiBermanfaat #BoyRamdan #AgusAndrianto #Abimanyu #LapasMamasa #DiaryLapasMamasa






